WhatsApp Rotator
WhatsApp Rotator adalah fitur inti Konektor yang memungkinkan Anda menggunakan Satu Link (contoh: link.brand.com/wa/promo) untuk mendistribusikan chat pelanggan ke Banyak Nomor CS secara otomatis.
Loading...
Penting Dipahami
Anda TIDAK PERLU melakukan Scan QR / Connect Nomor WA untuk menggunakan fitur Rotator ini. Rotator bekerja sebagai "Traffic Manager" yang membagi pengunjung sebelum mereka membuka aplikasi WhatsApp.
Fungsi Utama
1. Link Management (Satu Pintu)
Daripada menyebar nomor HP customer service yang berbeda-beda di Instagram, Facebook, dan Website, Anda cukup menyebar satu link rotator. Jika ada CS yang cuti atau resign, Anda cukup matikan dari dashboard tanpa perlu mengganti link di semua iklan.
2. Pembagian Trafik (Load Balancing)
Sistem akan membagi calon pembeli ke tim CS Anda berdasarkan metode yang Anda pilih:
- Round Robin (Adil): CS A -> CS B -> CS C -> CS A (berulang).
- Weighted (Persentase): CS Senior dapat 80% traffic, CS Trainee dapat 20%.
3. Sticky Routing (Anti Pusing)
Jika seorang pelanggan (Budi) pernah chat dengan CS A, maka jika minggu depan Budi mengklik link promo lagi, sistem akan otomatis mengarahkan Budi kembali ke CS A.
- Mencegah pelanggan bingung karena ganti-ganti admin.
- Memudahkan follow-up jangka panjang.
4. Auto Tracking (Pixel & Analytics)
Setiap orang yang mengklik link rotator akan otomatis terekam oleh Konektor.
- Terekam sebagai event
ViewContentatauLead(tergantung setting). - Data UTM (Iklan) akan tersimpan dan diteruskan ke CS dalam bentuk "Code Unik" pada pesan text.
5. CTWA (Click to WhatsApp Ads) Support
Jika Anda menggunakan Konektor Session (Scan QR):
- Sistem otomatis mendeteksi Iklan CTWA.
- Otomatis membuat/update Lead saat pesan pertama masuk.
- Otomatis mengirim event
Leadke Meta Pixel (Ads Manager) agar iklan Anda teroptimasi (Learning Phase). - Pastikan Pixel ID sudah diset di menu Conversion.
6. Lead Capture Form (Collect Data)
Anda bisa mengaktifkan formulir data diri (Nama, Email, HP) plus custom field dinamis sebelum pengunjung dialihkan ke WhatsApp.
- Data tersimpan otomatis di menu Leads.
- Maksimal 10 custom field per rotator (
text,textarea,select,checkbox). - Bisa pakai token pesan
[k:key]untuk membawa nilai form ke pesan awal WhatsApp. - Query param URL berprefix
k_*(contohk_budget=50jt) juga ikut tersimpan ke lead dan bisa dipakai di pesan ([k:k_budget]/[k:budget]). - Tidak wajib mengubah script tracking khusus untuk fitur ini.
- Berguna untuk membandingkan performa Iklan (Leads) vs Chat (Conversion) dengan konteks lead yang lebih lengkap.
- Baca selengkapnya: Lead Capture Form.
Deeplink WhatsApp untuk Iklan Mobile (FB/IG)
Deeplink adalah link khusus yang langsung membuka aplikasi WhatsApp di handphone. Format yang digunakan adalah whatsapp://send, berbeda dengan wa.me yang berbasis web.
Fitur ini penting untuk iklan Facebook/Instagram karena mayoritas klik terjadi dari handphone dan dibuka di browser in-app. Dengan deeplink, pengguna bisa langsung dialihkan ke aplikasi WhatsApp tanpa langkah tambahan, sehingga konversi lebih tinggi.
Kapan Deeplink Aktif?
- Aktif hanya di mobile (Android/iPhone/iPad).
- Nonaktif di desktop dan akan otomatis memakai
wa.me. - Berlaku hanya jika Anda mengaktifkannya di rotator.
Cara Mengaktifkan Deeplink
- Masuk ke menu WhatsApp > Rotator.
- Klik New Rotator atau Edit rotator yang sudah ada.
- Aktifkan toggle Aktifkan Deeplink WhatsApp.
- Klik Save.
Hasil yang Anda Dapatkan
- Klik iklan dari Facebook/Instagram di handphone akan langsung membuka WhatsApp.
- Pengunjung desktop tetap diarahkan ke
wa.meagar kompatibel di semua browser.
whatsapp://, pengguna belum menginstal WhatsApp, atau OS membatasi auto-open aplikasi. Dalam kondisi ini, pengalaman pengguna bisa berhenti di halaman browser.wa.me agar ada jalur web yang aman.Mitos vs Fakta
Banyak pengguna baru salah paham mengenai cara kerja Rotator. Berikut penjelasannya:
| Fitur | Perlu Scan QR / Connect WA? | Penjelasan |
|---|---|---|
| Bagi Trafik ke CS | ❌ TIDAK | Link hanya mengarahkan (redirect) ke wa.me/628... |
| Tracking Klik Iklan | ❌ TIDAK | Tracking terjadi di server saat klik link. |
| Pesan Selamat Datang | ❌ TIDAK | Pesan diatur via pre-filled text link WA. |
| Automation Rules | ❌ TIDAK | Aksi otomatis berbasis kondisi (lihat Automation Rules). |
| Chatbot / Auto-Reply | ✅ Butuh Partner | Perlu integrasi Qiscus atau platform sejenis. |
Kesimpulan: Jika tujuan Anda hanya membagi chat ke tim sales dan melacak jumlah leads dari iklan (Facebook/Google Ads), Anda cukup input nomor HP saja tanpa perlu scan QR code apapun.
Cara Membuat Rotator
- Masuk ke menu WhatsApp > Rotator.
- Klik New Rotator.
- Slug: Tentukan akhiran link (misal:
promo-lebaran). - Domain: Pilih domain yang ingin digunakan.
- Pixel: Pilih Pixel ID untuk tracking (Penting untuk CAPI).
- WhatsApp Numbers:
- Klik "Add Number".
- Masukkan Nama CS dan Nomor WA (awalan 62).
- Set Bobot (Weight): Isi
100untuk pembagian rata.
- Message Template: Tulis pesan pembuka yang akan muncul di HP customer.
- Gunakan
{{name}}atau{{code}}untuk data dinamis.
- Gunakan
- Klik Save.
Sekarang Anda memiliki link (misal: link.kamu.com/wa/promo-lebaran) yang siap dipasang di Iklan, Bio Instagram, atau Landing Page.
FAQ
Q: Apa bedanya dengan LinkTree? A: LinkTree meminta user memilih manual (klik tombol). Rotator membagi user secara otomatis langsung ke WhatsApp tanpa perantara halaman menu, sehingga konversi lebih tinggi (minim friction).
Q: Apakah bisa mendeteksi nomor WA yang tidak aktif? A: Jika Anda tidak mengkoneksikan WA (Scan QR), sistem tidak bisa tahu nomor CS aktif/mati (hanya redirect). Namun jika Anda mengkoneksikan WA, Anda bisa melihat status online/offline.
Q: Jika CS A sedang sibuk/cuti, bagaimana? A: Anda bisa menonaktifkan saklar (toggle) di sebelah nama CS A di dashboard Rotator. Trafik akan otomatis dialihkan ke CS lain yang aktif.
Butuh Bantuan Lebih Lanjut?
Tim kami siap membantu Anda memaksimalkan potensi tracking iklan dan atribusi bisnis Anda.
© 2026 Konektor. Seluruh hak cipta dilindungi.
