1. Event Mapping (Pemetaan Event)

Konektor menggunakan logika Target Status untuk melaporkan konversi. Sistem tidak lagi mengandalkan "perubahan status" (misal: A ke B), melainkan melihat Status Akhir Lead.

Artinya, begitu Lead memiliki status tertentu (baik saat pertama kali masuk maupun saat di-update), Konektor akan mengirimkan event yang sesuai dengan status tersebut ke platform iklan.

Default Mapping (Tipe: Sales)

Berikut adalah pemetaan standar yang digunakan sistem berdasarkan Status Lead:

Status LeadMeta EventGoogle (GA4) EventTikTok EventLinkedIn Event
pageviewPageViewpage_viewViewContentPAGE_VIEW
newAddToCartgenerate_leadViewContentPAGE_VIEW
contactedContactworking_leadContactCONTACT
respondedLeadworking_leadLeadLEAD
qualifiedLeadqualify_leadLeadQUALIFIED_LEAD
hotSubmitApplicationworking_leadSubmitApplicationQUALIFIED_LEAD
proposalInitiateCheckoutworking_leadInitiateCheckoutREQUEST_QUOTE
negotiationAddPaymentInfoworking_leadAddPaymentInfoREQUEST_QUOTE
invoiceAddPaymentInfoadd_payment_infoAddPaymentInfoREQUEST_QUOTE
wonPurchasepurchasePurchasePURCHASE
lostArchiveclose_unconvert_leadViewContentArchive
  • pageview (Visitor): Digunakan saat tracker (track.min.js) mendeteksi kunjungan awal. Status ini mengirimkan event PageView (jika diaktifkan).
  • new (Lead): Digunakan saat visitor melakukan aksi nyata (seperti klik WhatsApp Rotator). Status ini akan mengirim konversi pertama (biasanya ViewContent atau Contact).

Catatan

Event hanya akan dikirim satu kali per kategori event (misal: event Purchase hanya dikirim sekali meskipun status di-update berkali-kali ke won).

Konektor mendukung dua jalur pelaporan Google:

  • GA4: Event dikirim ke GA4, lalu Anda mengimpor event tersebut ke Google Ads.
  • Ads API: Event dikirim langsung ke Google Ads melalui Direct Google Ads API (Advanced) menggunakan Action ID.

Jika Anda memakai Ads API, sistem akan memakai Action ID default dari Pixel Google. Di Conversion Settings, Anda hanya perlu mengisi Action ID override per status jika ingin mengganti Action ID untuk status tertentu. Mapping GA4 tetap di kolom Google (GA4).

Conversion Label hanya dipakai untuk tag online (misal GTM). Mode Ads API tidak menggunakan Conversion Label.

Rekomendasi: gunakan Ads API untuk optimasi bidding dan gunakan GA4 untuk analitik tambahan.

Referensi resmi Google:

Cara mendapatkan Action ID (Direct Google Ads API)

Gunakan langkah ini jika Anda memakai Ads API dan perlu Action ID.

  1. Buka Google AdsGoalsConversions.
  2. Klik Conversion Action yang ingin digunakan.
  3. Setelah halaman detail terbuka, lihat URL di browser.
  4. Cari parameter ctId=123456789. Angka setelah ctId adalah Action ID.

Action ID diambil dari ctId pada URL detail conversion action. Ini bukan Conversion ID dan bukan Conversion Label dari menu Tag setup.

Cara mendapatkan Conversion ID dan Conversion Label (Google Ads)

Gunakan langkah ini jika Anda memasang tag online (GTM atau gtag) dan perlu Conversion ID serta Conversion Label.

  1. Buka Google AdsGoalsConversions.
  2. Klik Conversion Action yang ingin digunakan.
  3. Masuk ke bagian Tag setup.
  4. Pilih Tag Manager (atau metode instalasi tag yang Anda gunakan).
  5. Salin Conversion ID dan Conversion Label yang ditampilkan.

Dokumen resmi Google:

Contoh:

  • Conversion ID: 1234567890
  • Conversion Label: AbCdEfGhIjKlMnOpQrSt

Jika Anda memakai Direct Google Ads API (Advanced), sistem menggunakan Action ID. Anda bisa memakai satu Action ID default di Pixel Google, lalu menambahkan override per status hanya jika memang dibutuhkan. Conversion Label hanya dibutuhkan untuk tag online.

Custom Event Names

Anda dapat mengubah nama event standar di atas (misal: ingin Purchase menjadi Closing) melalui menu Conversion Settings > Custom Event Mapping.

Jika Anda tidak ingin mengirim event untuk status tertentu, pilih opsi dont_send pada dropdown custom mapping. Event tersebut akan otomatis dilewati oleh sistem.

Kapan kolom override Action ID muncul

Kolom Google Ads (Action ID) di Conversion Settings hanya muncul saat Pixel Google aktif dalam mode Ads API. Jika Pixel Google masih memakai mode GA4, kolom override Action ID tidak ditampilkan.


2. Daftar Standard Events per Platform

Meta Pixel Standard Events

Saat membuat custom mapping, Anda dapat memilih dari semua Meta Pixel Standard Events:

EventDeskripsiContoh Penggunaan
Core Conversion
PurchasePembelian selesaiCheckout/pembayaran final
LeadPendaftaran selesaiForm submissions
ContactInisiasi kontakWhatsApp, telepon, chat
CompleteRegistrationRegistrasi selesaiPembuatan akun
Shopping Events
AddPaymentInfoInfo pembayaran ditambahkanStep sebelum checkout
AddToCartDitambahkan ke keranjangInterest produk
AddToWishlistDitambahkan ke wishlistInterest produk
InitiateCheckoutMulai checkoutIntent checkout
ViewContentMelihat halaman/produkViews produk
SearchMelakukan pencarianSearch queries
Subscription Events
StartTrialMemulai free trialTrial signups
SubscribeBerlangganan layananKonversi subscription
Service Events
ScheduleBooking appointmentPemesanan jadwal
FindLocationMencari lokasiStore locator
SubmitApplicationSubmit aplikasiPengajuan
CustomizeProductKustomisasi produkKustomisasi produk
DonateMelakukan donasiDonasi

Konektor mendukung semua GA4 Recommended Events. Event GA4 menggunakan format lowercase dengan underscore:

EventDeskripsiContoh Penggunaan
Lead Lifecycle Events
generate_leadLead dihasilkanForm submission, first contact
qualify_leadLead dikualifikasiLead scoring threshold
working_leadLead sedang dikerjakanFollow-up in progress
close_convert_leadLead berhasil closingDeal won
close_unconvert_leadLead tidak closingDeal lost
disqualify_leadLead didiskualifikasiNot qualified
E-commerce Shopping
purchasePembelian selesaiTransaction completed
add_to_cartDitambahkan ke keranjangProduct interest
add_to_wishlistDitambahkan ke wishlistProduct interest
remove_from_cartDihapus dari keranjangCart abandonment
view_cartMelihat keranjangCart review
view_itemMelihat produkProduct page view
view_item_listMelihat daftar produkCategory page
select_itemMemilih produkProduct selection
begin_checkoutMulai checkoutCheckout started
add_payment_infoInfo pembayaran ditambahkanPayment step
add_shipping_infoInfo pengiriman ditambahkanShipping step
searchMelakukan pencarianSearch queries
refundPengembalian danaRefund processed
Promotion Events
view_promotionMelihat promosiBanner views
select_promotionMemilih promosiBanner clicks
Account Events
loginUser loginLogin events
sign_upUser signupRegistration
Engagement Events
shareKonten dibagikanSocial sharing
select_contentKonten dipilihContent engagement

Format Event GA4

Perhatikan bahwa GA4 menggunakan format lowercase dengan underscore (contoh: generate_lead, add_to_cart), berbeda dengan Meta yang menggunakan PascalCase (contoh: Lead, AddToCart).

TikTok Events API Standard Events

Konektor mendukung semua TikTok Events API Standard Events. TikTok Events menggunakan format PascalCase:

EventDeskripsiContoh Penggunaan
E-commerce Events
PurchasePembayaran selesaiTransaction completed
AddToCartDitambahkan ke keranjangProduct interest
AddToWishlistDitambahkan ke wishlistProduct interest
InitiateCheckoutMulai checkoutCheckout started
AddPaymentInfoInfo pembayaranPayment step
ViewContentMelihat halamanPage/product view
SearchMelakukan pencarianSearch queries
Lead & Form Events
LeadForm submittedForm submissions
ContactKontak terjadiWhatsApp, telepon
CompleteRegistrationRegistrasi selesaiAccount creation
SubmitApplicationSubmit aplikasiApplications
ApplicationApprovalAplikasi disetujuiApproval flows
Subscription Events
StartTrialMulai trialTrial signups
SubscribeBerlanggananSubscriptions
Service Events
ScheduleBooking jadwalAppointments
FindLocationCari lokasiStore locator
CustomizeProductKustomisasi produkProduct config
DownloadDownload clickedApp downloads
TikTok menggunakan format PascalCase sama seperti Meta (contoh: Purchase, AddToCart). Pastikan menggunakan nama event yang tepat karena case-sensitive.

LinkedIn Conversions API Events

Konektor mendukung semua LinkedIn Conversion Categories. LinkedIn menggunakan format UPPERCASE:

EventDeskripsiObjective
Conversion Events
PURCHASETransaksi selesaiConversion
ADD_TO_CARTDitambahkan ke keranjangConversion
START_CHECKOUTMulai checkoutConversion
SIGN_UPRegistrasi akunConversion
INSTALLInstall aplikasiConversion
Lead Events
LEADForm submittedLead Gen
CONTACTKontak terjadiLead
BOOK_APPOINTMENTJadwalkan pertemuanLead
REQUEST_DEMORequest demo produkLead
DOWNLOADDownload fileLead
Consideration Events
VIEW_CONTENTMelihat halamanConsideration
KEY_PAGE_VIEWHalaman penting (pricing)Consideration
SEARCHMelakukan pencarianConsideration
SUBSCRIBEBerlanggananConsideration
SAVESimpan untuk nantiConsideration
Other
OTHEREvent kustomVariatif

LinkedIn Conversion ID

Setiap conversion category di LinkedIn memerlukan Conversion ID unik yang dibuat di Campaign Manager. Satu ID tidak bisa digunakan untuk dua tujuan berbeda.


3. Strategi Konversi (Strict vs Send All)

Konektor memberikan fleksibilitas dalam cara Anda mengirimkan data konversi. Anda dapat memilih strategi ini di menu Settings > Conversion.

Opsi 1: Strict Mode (Default)

Untuk menjaga kualitas data algoritma iklan Anda dan mencegah data organik bercampur dengan data iklan.

Catatan

Baca penjelasan lengkap tentang perbandingan kedua strategi di Panduan Strategi Konversi.

  • Cara Kerja: Event konversi hanya akan dikirim jika data minimum untuk platform tersebut tersedia.
  • Google GA4: Membutuhkan ga_client_id saat event dikirim. Click ID seperti gclid, wbraid, atau gbraid tetap penting untuk attribution, tetapi tidak menggantikan ga_client_id di mode ini.
  • Google Ads API: Dapat memakai gclid, wbraid, gbraid, atau identifier ter-hash yang cukup untuk direct upload.
  • Status "Skipped": Jika data minimum tidak tersedia, sistem mencatat status skipped pada log sync.
  • Keuntungan: 100% akurasi atribusi (ROI Bersih). Ad platform hanya menerima data dari hasil klik iklan.

Opsi 2: Send All Events

Untuk memaksimalkan sinyal data ke algoritma iklan (AI Learning).

  • Cara Kerja: Mengirimkan semua event konversi yang memenuhi syarat, terlepas dari ada/tidaknya Click ID.
  • Pencocokan: Platform akan menggunakan data personal (Email/HP) yang di-hash untuk mencocokkan user (Advanced Matching).
  • Keuntungan: Membantu algoritma iklan belajar lebih cepat dan menangkap konversi lintas perangkat (Cross-Device).

:::tip{title="Cara Mengubah"}\nMasuk ke menu Settings > Conversion, lalu pilih opsi pada bagian Conversion Strategy.\n:::

Status detail di Sync Logs

Apa pun strategi yang Anda pilih, Sync Logs tetap memakai status detail yang sama:

  • accepted: platform menerima payload.
  • partial_failure: request diterima, tetapi ada sebagian data yang ditolak atau warning.
  • failed: request gagal sebelum diterima platform.
  • skipped: event sengaja tidak dikirim karena data minimum, consent, atau konfigurasi belum cukup.

4. Pengaturan Nilai (Value)

Konektor memungkinkan Anda mengirimkan nilai moneter (revenue) ke platform iklan untuk menghitung ROAS (Return on Ad Spend) secara akurat.

  • Estimated Value: Nilai perkiraan saat lead pertama kali masuk.
  • Actual Value: Nilai riil transaksi (misal: nilai deal final).
  • Fixed Value: Nilai tetap untuk setiap konversi (misal: Rp 10.000 per lead).

Anda dapat mengaktifkan popup otomatis yang meminta CS menginput nilai deal saat mengubah status lead ke status tertentu (misal: won atau invoice). Aktifkan status pemicu melalui kolom Modal Trigger Statuses.


5. Platform yang Didukung

Konektor mendukung integrasi server-side modern untuk:

  • Meta Ads: Melalui Conversions API (CAPI).
  • Google Ads: Melalui Enhanced Conversions.
  • TikTok Ads: Melalui Events API.
  • LinkedIn Ads: Melalui Conversions API.

Pastikan Anda telah mengisi konfigurasi yang diperlukan di menu Pixels.

Butuh Bantuan Lebih Lanjut?

Tim kami siap membantu Anda memaksimalkan potensi tracking iklan dan atribusi bisnis Anda.

Email Supportsupport@konektor.id
YouTubeYouTube

© 2026 Konektor. Seluruh hak cipta dilindungi.